Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebenarnya adalah alat untuk
mempermudah hidup manusia. Nyatanya anak-anak kita dengan langkah ringan masuk
ke rental-rental game dan dengan senang hati memainkan game-game yang sangat
rumit telah membuktikan sebenarnya TIK adalah teknologi yang sangat “ramah
ketrampilan”.
Namun, mengapa penerapannya di sekolah terasa sulit bagi kebanyakan guru dan
murid. Salah satu penyebabnya karena pendekatan sekolah sangat terstruktur dan
pengembangannya melalui prosedur berpikir dan tindakan yang rumit. Karenanya
menjadikan TIK yang sejatinya mudah dan menyenangkan menjadi sulit dan
membebani.
Sosialisasi dan pembelajaran TIK di sekolah yang pas adalah dengan
pendekatan kultural, yaitu melalui pembiasaan dan pemberian pengalaman yang
menyenangkan.
Perlu diperlhatikan pula agar sekolah dapat mengurangi hingga menghilangkan
konten-konten negatif maka sebaiknya sekolah perlu memberi informasi
positif sebanyak-banyaknya sehingga guru dan murid terbiasa mendapat manfaat
yang banyak dari penggunaan TIK. Setelah guru dan murid merasakan manfaat dan
kemudahan mempergunakannya untuk kebaikan maka pembelajaran TIK untuk
pengembangan kompetensi berikutnya akan berjalan dengan mudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar